Visi
| Universitas Muhammadiyah Kotabumi adalah Perguruan Tinggi penggabungan STKIP dan STIH Muhammadiyah Kotabumi. Izin penggabungan menjadi Universitas Muhammadiyah Kotabumi ditandai dengan dikeluarkannya SK/Izin Penggabungan No. 477/KPT/I/2019 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMKO merupakan salah satu Fakultas di Universitas Muhammadiyah Kotabumi yang dulunya adalah STKIP Muhammadiyah Kotabumi. Program Studi PPG Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) yang akan diusulkan pembukaannya akan berada di bawah pengelolaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMKO. Oleh karenanya, arah pengembangan Prodi PPG juga akan dirancang sejalan dengan arah pengembangan Fakultas untuk mewujudkan pencapaian visi dan misi universitas. Sejalan dengan visi perguruan tinggi, FKIP UMKO memiliki visi “Pada Tahun 2038 FKIP UMKO Menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Technopreneurship Islami yang Unggul dan Berbasis Kearifan Lokal”. Beberapa poin penting yang ditargetkan fakultas dalam visi ini yakni bagaimana menjadikan FKIP UMKO menjadi fakultas technopreneurship, Islami, dan unggul dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam berbagai lini kehidupan di kampus. Rencana pengembangan Prodi PPG UMKO tentunya juga diarahkan untuk pencapaian visi fakultas tersebut agar segala bentuk aktivitas pada Prodi PPG nantinya dapat menunjang ketercapaian visi fakultas dan universitas |
Misi
| Misi Prodi PPG:Misi Prodi PPG: 1.Menyelenggarakan pendidikan profesi guru yang berbasis Good University Governance, Islami, modern, dan berbasis kearifan lokal 2.Mengintegrasikan teknopreneurship dalam kurikulum dan pembelajaran PPG untuk menghasilkan guru profesional dan inovatif 3.Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang aplikatif dan bermanfaat—dengan inspirasi dari Allah, Islam, dan budaya lokal 4.Mewujudkan sivitas akademika PPG yang cerdas, berakhlak mulia, kompetitif, serta menjunjung nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah 5.Mendorong kemitraan strategis—baik lokal maupun nasional—dalam rangka memperkuat pengembangan PPG dan kontribusi sosial |